Seringnya traveling dan mengalami jetlag bikin orang berisiko tinggi kena kanker

by
Berita Kesehatan

Bacakoran.net – Dalam sebulan, seberapa sering kamu traveling atau bepergian ke suatu tempat, apalagi ke tempat yang berjarak jauh dengan tempat asalmu sehingga membuatmu mengalami jetlag?

Menurut penelitian yang dilansir dari thehealthsite.com, bepergian dan jetlag mampu berdampak buruk untuk kesehatan. Salah satunya adalah membuatmu berisiko tinggi untuk terkena kanker.

“Seringnya bepergian dan jetlag yang dialami cenderung mengganggu jam tubuh yang dampaknya sama dengan mekanisme penyebab kanker,” ungkap penelitian ini.

“Jam internal tubuh berhubungan dengan cahaya eksternal yang kemudian mempengaruhi perilaku dan aktivitas yang dijalani. Penelitian menemukan bahwa kacaunya jam internal tubuh membuat aktifnya protein bernama RAS di sekitar sel tubuh secara tidak tepat. RAS yang bertugas untuk mengendalikan multiplikasi sel dalam tubuh ini membuat produksi sel kanker jadi meningkat,” jelas penulis penelitian ini, Angela Relogio dari Charite-Medical University, Berlin.

“Selain RAS, ditemukan pula 2 jenis protein lainnya yaitu INK4 dan ARF yang juga bisa meningkatkan risiko kanker karena terganggunya jam alami tubuh.”

Sumber : Merdeka

Berikan Komentar Anda Disini

comments

Leave a Reply