Lapas Sukamiskin Usulkan Nazaruddin Bebas Bersyarat

by
Berita Hari Ini

Berita Hari Ini , Jakarta – Terpidana sejumlah kasus korupsi Muhammad Nazaruddin diusulkan mendapatkan pembebasan bersyarat oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin Bandung, Jawa Barat.

Usulan itu baru disampaikan pihak Lapas kepada Direkorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS).

“Baru kita usulkan kok pembebasan bersyaratnya,” ujar Kalapas Sukamiskin Dedi Handoko saat dikonfirmasi, Kamis 1 Februari 2018.

Dedi mengatakan, selain ke Dirjen PAS, usulan itu juga telah disampaikan langsung kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, sejak 23 Desember 2017. Menurut dia, usulan tersebut masih tahap pembahasan.

“Ya (pembebasan bersyarat diusulkan) ke Ditjen Pas dan juga ke Menteri Kumham,” ucapnya.

Dedi mengatakan bahwa Nazaruddin telah memenuhi syarat administratif. Nazarudin, kata dia juga telah ditetapkan sebagai justice collaborator (JC) untuk dua kasus yang menjeratnya.

“Kalau saya lihat sudah memenuhi syarat administratif maupun subtantifnya. Dia punya (status) JC, justice collaborator. Kemudian pidana denda sudah dibayar,” jelasnya.

Jika nantinya, Yasonna mengabulkan pengusulan bebas bersyarat tersebut, maka Nazarudin akan bebas pada tahun 2020. Dedi menuturkan selama menjalani masa hukuman, Nazaruddin telah mengantongi remisi sebanyak 28 bulan.

“Desember 2017 (menjalani 2/3 masa pidana) perhitungannya sampai dia bebas 31 Oktober 2023, itu dibagi dua berapa. Kurang lebih masih tiga tahun dia bebas. 2020-an lah nanti bebas,” tutur Dedi.

Pembebasan bersyarat sendiri telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan. Pada Pasal 14 ayat (1) huruf k tertulis,

“Yang dimaksud dengan pembebasan bersyarat adalah bebasnya narapidana setelah menjalani sekurang-kurangnya dua pertiga masa pidananya dengan ketentuan dua pertiga tersebut tidak kurang dari 9 (sembilan) bulan.”

Berikan Komentar Anda Disini

comments